Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi Serta Solusinya

Halo Sobat Sehat! Luka diabetes yang termasuk kedalam salah satu Komplikasi Diabetes ini sangat erat kaitannya dengan amputasi. Maka tak heran jika banyak yang bertanya, “Mengapa penderita diabetes rentan diamputasi?” Maka dari itu, obatlukadiabetesqnc.web.id akan menjelaskan Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi. Selamat membaca ^_^


Diabetes yang dijuluki sebagai “silent killer” dan “ibunya para penyakit” ini tentunya bisa dikatakan sebagai salah satu penyakit yang ditakuti semua orang. – Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Selain karena membuat penderitanya jadi harus menghindari pantangan diabetes yang akibatnya makanan untuk penderita diabetes harus selalu diperhatikan, diabetes merupakan salah satu “pembunuh” terbesar selain penyakit jantung dan kanker.

Namun banyaknya faktor penyebab diabetes dan minimnya sosialisasi edukasi tentang cara mencegah diabetes yang tepat menjadikan salah satu penyakit kronis ini semakin lama semakin bertambah.

Selain itu, gejala diabetes yang cenderung terabaikan karena terlihat seperti gejala penyakit ringan pada umumnya menjadi alasan banyak orang tidak sadar bahwa ia sedang menderita penyakit diabetes. Rata rata, seseorang akan sadar bahwa ia mengidap diabetes jika sudah menunjukkan berbagai komplikasi misalnya luka diabetes.

[Baca juga : Cara Menyembuhkan Luka Diabetes Dengan Kunyit]

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Luka Diabetes

Luka (terutama luka di kaki) merupakan salah satu hal yang tidak boleh dialami pengidap diabetes. Ini berlaku pada pengidap semua jenis diabetes, baik itu penderita diabetes tipe1, diabetes tipe2, diabetes gestasional, dll. – Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Hal tersebut dikarenakan luka pada penderita diabetes akan sulit disembuhkan. “Mengapa luka diabetes sulit disembuhkan? Apa alasannya?” Simak penjelasan berikut ini!

  • Ketika kadar gula darah tinggi, sel yang bertugas menjaga sistem imun akan melemah kemudian sistem kekebalan tersebut tidak bisa memperbaiki luka dan kerusakan yang terjadi secara efektif.
  • Tingginya kadar gula darah menyebabkan kemungkinan terjadinya radang pada berbagai sel dalam tubuh menjadi meningkat.
  • Dinding pembuluh darah arteri pengidap diabetes biasanya mengeras dan menyempit sehingga aliran darah, oksigen, dan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk penyembuhan luka akan terhambat.
  • Kadar gula darah yang tinggi juga mempengaruhi sel saraf menjadi abnormal, sehingga terjadilah efek mati rasa yang mengakibatkan respon tubuh terhadap adanya suatu luka menjadi terlambat.
  • Kadar gula berlebih dalam darah menjadi “makanan” untuk bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya beragam infeksi.
  • Luka diabetes yang terinfeksi bakteri anaerob clostridium (bakteri yang bisa hidup tanpa oksigen) akan sulit sembuh karena ketika sirkulasi darah tertumpuk gula, secara otomatis oksigen akan terhambat sehingga bakteri tersebut berkembang biak.
  • Stress juga berperan dalam alasan luka diabetes menjadi sulit disembuhkan. Hal tersebut karena ketika tubuh mengalami stress, secara alami kadar gula darah akan meningkat. Oleh karena itu, penderita diabetes sangat dianjurkan untuk mengolah stress secara lebih baik dan tetap tenang serta sabar.
  • Aktivitas berlebih memang tidak terlihat mempengaruhi luka diabetes, namun secara tidak disadari berbagai aktivitas berat dapat memperparah kondisi luka diabetes karena bisa menimbulkan tekanan pada area yang terluka
  • Dll

Jika luka diabetes tidak segera mendapat penanganan atau tidak ditangani dengan tepat, maka luka diabetes akan semakin bertambah parah sehingga risiko amputasi pada penderita diabetes jadi meningkat.

Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Risiko operasi pada penderita diabetes berupa tindakan amputasi memang cukup tinggi akibat dari luka diabetes yang tak kunjung sembuh. Luka pada penderita diabetes yang paling umum dikhawatirkan adalah luka di kaki. Itulah mengapa dokter pasti menyarankan pada penderita diabetes untuk memeriksa kondisi kakinya setiap hari.

Risiko amputasi ancam pasien diabetes karena kadar gula yang tinggi menyebabkan luka menjadi sulit sembuh. Dengan alasan penyebab luka diabetes sulit disembuhkan seperti dikatakan sebelumnya, pengidap diabetes tidak menyadari perkembangan luka yang sudah menjadi infeksi sehingga sampai harus diamputasi.

“Lalu, Apakah Setiap Luka Pengidap Diabetes Selalu Berakhir Diamputasi?”

Menurut dokter spesialis penanganan luka, dr Adisaputra R CWSP, FACCWS, tidak semua luka diabetes harus selalu berakhir dengan amputasi. Amputasi bukanlah satu satunya jalan keluar untuk mengobati luka diabetes. – Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Ia mengungkap bahwa biasanya dokter atau ahli medis lainnya akan memberikan pemahaman tentang bagaimana cara perawatan luka yang benar. Sayangnya, edukasi ini tidak didapatkan untuk masyarakat luas. Akhirnya masyarakat tidak terlalu sadar dengan perawatan luka dan cenderung menganggap luka sebagai masalah sepele.

< sosialisasi >

Padahal, jika tindakan tersebut disosialisasikan kepada seluruh masyarakat secara mendalam, itu dapat meminimalisir komplikasi dari luka yang dikhawatirkan, termasuk komplikasi luka diabetes. Oleh karena itu, perawatan luka pada penderita diabetes sangat perlu diperhatikan sebaik mungkin.

Jika memang demikian, kenapa luka pada penderita diabetes terkadang harus dioperasi berupa amputasi?

Informasi lain yang telah diriview oleh dr. Yusra Firdaus juga menyebutkan bahwa luka diabetes memang tidak selalu harus dilakukan amputasi, namun adakalanya hal tersebut diperlukan demi “menambah umur” pengidap diabetes. – Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

85% kasus amputasi luka diabetes disebabkan oleh kurangnya perawatan pada luka yang semula berukuran kecil. Luka tersebut tidak diatasi dengan cepat dan tepat sehingga menjadi lebih parah karena luka diabetes menghitam dan tidak bisa diselamatkan sama sekali.

Luka diabetes yang menghitam pekat pertanda telah terjadi kerusakan jaringan tulang dan otot serta infeksi serius yang bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain. Nah, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pembersihan jaringan yang telah mati tersebut dengan cara diamputasi.

Adapun jika pasien dan keluarga menolak karena takut atau biaya amputasi kaki diabetes yang mahal, dokter akan melakukan pembersihan jaringan mati dan mengamputasi beberapa jari kaki yang memang tidak bisa dipertahankan. Amputasi jari kaki karena diabetes ini biasanya menjadi kasus amputasi yang paling umum.

Adakah Solusi Untuk Mengatasi Luka Diabetes Selain Amputasi?

Jangan khawatir! Banyak jalan menuju roma, begitupun cara mencegah amputasi akibat luka memburuk pada penderita diabetes. Sebenarnya luka diabetes tidak serta merta mengharuskan penderitanya mengambil tindakan amputasi karena dengan perawatan yang tepat pun luka diabetes bisa sembuh.

Dr Adisaputra R CWSP, FACCWS, menyebutkan bahwa luka diabetes jangan dianggap sepele, begitupun pada cara penanganannya. Penanganan luka harus dilakukan secermat dan seteliti mungkin.

Namun menurutnya yang paling utama dan paling penting adalah mencegah jangan sampai terjadi luka dengan cara menghindari berjalan tanpa alas kaki serta rutin memeriksa kondisi kaki setiap hari. – Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Adapun prosedur perawatan luka diabetes agar tidak diamputasi menurut dokter spesialis penanganan luka itu diantaranya adalah :

  • Jika terdapat luka di telapak kaki, jangan paksakan untuk menapak dan berjalan agar luka tidak memburuk.
  • Buat luka tetap terbuka agar jaringan baru dapat tumbuh dan menutup luka secara perlahan.
  • Menutup luka boleh, tetapi jangan menutup luka dalam waktu yang lama karena membuat luka mudah terinfeksi bakteri.
  • Kurangi beban tekanan pada kaki agar proses pemulihan luka tidak selalu terganggu.
  • Ketika hendak bepergian ke tempat yang kira kira memiliki tingkat kebersihan yang buruk, balut luka dengan pembalut modern yang dapat mempertahankan kebersihan dan kelembapannya.
  • Menghindari produk olahan tinggi gula dan soda
  • Mengontrol stress secara maksimal agar sebisa mungkin bisa menghindarinya
  • Jangan merokok dan minum minuman keras
  • Pertahankan berat badan tetap ideal
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan seperti cek kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol secara rutin

Hal Yang Paling Penting Dalam Pengobatan Luka Diabetes

Selain menjaga dan merawat luka diabetes agar lekas sembuh dan tidak semakin memburuk dengan berbagai langkah diatas, langkah pengobatan luka diabetes yang paling tepat adalah dengan menjaga kadar gula darah normal pada tubuh agar tetap stabil.

Sebaik dan secanggih apapun pengobatan luka diabetes yang dilakukan, tanpa kadar gula yang normal maka pengobatan menjadi tidak ada gunanya.

Untuk itu kami memberikan solusi untuk membantu mengatasi kadar gula yang tinggi sekaligus mengobati luka diabetes dengan Qnc Jelly Gamat yang sudah dibuktikan para konsumennya, dan yang paling penting adalah TELAH BERDASARKAN PENELITIAN ILMIAH.

qnc jelly gamatPenelitian Ekstrak Teripang Emas Yang Merupakan Komposisi Utama Qnc Jelly Gamat

Prof. Ridzwan Hashim
(National University of Malaysia)

“Teripang emas mengandung cell growth factor (CGF) yang bertanggung jawab dalam menstimulus proses regenerasi dan peremajaan sel serta berperan dalam mempercepat penyembuhan luka.” (Dalam buku yang ia tulis dengan judul ”Sea Cucumber, A Malaysian Heritage”)

Dr.Ir. Ahkam Subroto,M.App Sc
LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

“Kandungan protein cukup tinggi yang mencapai 86,8% dalam teripang emas sangat baik apabila diberikan pada penderita diabetes melitus. Protein ini berperan dalam meregenerasi sel beta pankreas yang meningkatkan produksi insulin” (Trubus 441, Agustus 2006, halaman 109).

Dr Oetjoeng Handajanto Sukajadi
(Ahli Terapi Kolon dari Bandung Lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman)

“Pada tahun 2004, saya kira ekstrak teripang emas hanya sebagai suplemen. Saat diberikan pada penderita gangren atau luka akibat diabetes mellitus, luka nya cepat mengering dalam hitungan hari.
Dan setelah diteliti, itu karena teripang emas kaya kolagen yang dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Nutrisi pada teripang emas juga mampu merangsang kelenjar pankreas untuk memproduksi insulin.”

Prof Alejandro M.S Mayer, Ph.D.,M.S.Ed Lulusan Dari Midwestern University, Chicago College of Osteopathic Medicine dan Department of Pharmacology
(Dalam Hasil Studi Berjudul “Marine Drugs” yang Diterbitkan Bulan Oktober 2011)

“Mengkonsumsi teripang emas atau ekstraknya dapat mempercepat penyembuhan luka dan meregenerasi sel sel yang rusak karena kandungan tertentu yang terdapat didalamnya mampu berfungsi dalam pembentukan jaringan baru dalam waktu singkat. Itu dibuktikan dengan kecepatan regenerasi jaringan tubuhnya yang telah rusak karena terluka.”

Prof.Dr.Hassan Yaakob, Phd
(Universitas Malaysia)

“Teripang emas mampu meningkatkan sistem imun, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit, melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar gula dan kolesterol, menyembuhkan penyakit maag dan asma kronis, merontokkan racun pada hati dan menurunkan tekanan darah.”


Testimoni Kisah Nyata Konsumen Qnc Jelly Gamat Yang Mengungkap Kesembuhannya
testimoni qnc untuk menurunkan kadar gula darah


testimoni qnc untuk luka diabetes


obat luka diabetes


obat luka diabetes
obat luka diabetesTerbukti! Sekarang Giliran Anda Untuk Merasakan Khasiatnya!

Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

Alasan Pengobatan Luka Diabetes Harus Dengan Qnc Jelly Gamat

Qnc Jelly Gamat ini merupakan Produk Herbal MADE IN INDONESIA yang memiliki keunggulan sebagai berikut :

  • Komposisi utamanya terbuat dari Ekstrak Teripang Emas yang kandungan nutrisinya sudah terbukti melalui berbagai penelitian ilmiah dapat mengatasi diabetes dan penyakit ringan maupun berat lainnya.
  • Khasiat produk herbal tersebut sudah dibuktikan dengan beberapa kisah nyata dari kesembuhan para konsumen Qnc Jelly Gamat.
  • Harga relatif terjangkau untuk jutaan khasiat yang tak terbanding nilainya.
  • Telah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI (TR 173301471) dan telah mendapat sertifikat HALAL MUI.
  • Terbuat dari 100% bahan alami dan dapat dipastikan tanpa bahan kimia sedikitpun.
  • Aman dikonsumsi semua kalangan usia baik laki laki maupun perempuan. Bahkan ibu hamil dan menyusui sekali pun boleh mengkonsumsinya tanpa khawatir menimbulkan efek samping.
  • Terbukti mengobati berbagai jenis penyakit 3x lebih cepat.
  • Semua komposisi penyusun Qnc Jelly Gamat diproses menggunakan metode “Natural Extraction” yang menjaga kealamian dan keutuhan kandungan nutrisi dari komposisinya.
Disclaimer : Obat herbal ini hanya sebagai syariat untuk ikhtiar mencari kesembuhan penyakit luka diabetes yang diderita. Adapun hakikatnya, kesembuhan adalah pemberian dari Yang Maha Kuasa. Semoga Lekas Sembuh. Aamiin.

Untuk informasi selengkapnya mengenai Apa itu Qnc Jelly Gamat, Apa Komposisinya, Apa Kandungan Nutrisinya, Apa Khasiatnya, Bagaimana Proses Produksinya, Bagaimana Legalitasnya, Bagaimana Rasa dan Baunya, Bagaimana Cara Penyimpanan dan Aturan Konsumsinya, serta Berapa Harganya, silahkan ikuti link berikut ini : Info Lengkap Qnc Jelly Gamat.

Untuk layanan konsultasi dan pemesanan, silahkan hubungi customercare kami secara gratis melalui layanan WhatsApp dengan ⇒ Disini Untuk Konsultasi atau ⇒ Disini Untuk Pemesanan.

Orang Lain Juga Menelusuri :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi. Semoga dengan tersajikannya informasi sederhana tersebut bisa menjadi wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat sehingga dapat Anda bagikan kepada orang lain.

Apabila informasi tersebut masih dirasa kurang jelas, Anda bisa meninggalkan pertanyaan dalam kolom komentar di paling bawah.

TERIMAKASIH, SEMOGA BERMANFAAT dan SALAM SEHAT!

Alasan Luka Diabetes Berisiko Diamputasi

posted by : obatlukadiabetesqnc.web.id

Share is Care :

Bagikan lewat Bagikan lewat Bagikan lewat Bagikan lewat
About sanjiani 36 Articles
Penyedia layanan informasi seputar kesehatan sekaligus agen resmi yang menjual Qnc Jelly Gamat dan Produk Herbal lainnya secara Online yang melayani pemesanan dari seluruh wilayah tanah air.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*